MOTIF GEOMETRIK
Motif
geometrik adalah motif yang mengambil
kata asal geo yang berarti keadaan
sedangkan metric adalah garis, pada prinsipnya ilmu yang mempelajari seluk
beluk tentang garis. Didalam perkembanganya motif geometric selalu ada dalam kehidupan sehari –hari.
Perkembangan demi perkembangan motif ini sangat dominan dalam prakteknya. Contoh yang dipakai dalam kehidupan sehari –hari ;
motif pada ventilasi angin-angin, jendela, teralis pintu, pintu pagar, asesoris
perlengkapan rumah tangga lainnya.
Motif geometrik mengunakan dasar dari bentuk kotak, bulat,
dan segitiga, bentuk tersebut sangat
berarti dan mengandung bentuk yang baru ketika
seseorang berusaha mengabungkan menjadi
bervariatif, ketika bentuk yang satu dengan yang lain berpadu maka akan
muncul inspirasi bentuk yang baru,
sungguh sesuatu yang merangsang seseorang untuk memunculkan suatu bentuk yang
baru. Ini akan berkembang menjadi bentuk
luar biasa ketika perpaduan bentuk itu tidak monoton dalam kelompok tertentu,
untuk menjadi sesuatu yang tidak membosankan perlu adanya pertemuan variasi bentuk .
Perpaduan bentuk dua demensi dengan tiga demensi akan memunculkan bentuk yang sangat bervariatif yang bisa memunculkan ide baru, itu bisa
terjadi karena sesuatu yang kurang lazim akan memunculkan sesuatu yang
menormalkan bentuk tersebut. Ketika seseorang menampilkan sesuatu yang belum
pernah dilihat maka akan timbul makna yang berbeda-beda dan itu adalah unsure
keseimbangan antara yang wajar dan wajar
yang membuat orang tidak cepat
membosankan.
Karya geometric yang asli oleh siswa
kadang mempunyai kelebihan-kelebihan yang tidak didasari ,disamping ide tersebut hanya sebatas karya dalam kertas
putih saja, berbeda dengan karya seorang disainer dia merancang sebuah disain
geometric dengan asas kebutuhan, tentu saja akan mempunyai filosofi sendiri.
Disisi lain makna geometric disesuaikan tempat media yang akan dipergunakan,
semakin tempatnya bervariatif akan memudahkan seseorang untuk merancang bentuk
lebih bervariatif.
Berikut karya siswa MAN Godean kelas X yang belum mempunyai arah tujuan ke
sebuah benda tertentu, tetapi terbatas pada sketsa pada kertas namun demikian
kalau dilihat bisa dipakai untuk inspirasi sebuah ruang lobi hotel, ventilasi
jendela, pagar besi, pintu besi, dan lain sebagainya. sebuah ide bisa diambil sebagian detail saja selanjutnya bisa dikembangkan lebih lanjut dari detail tersebut.
Gambar karya tidak boleh sama antar siswa sehingga siswa diharapkan akan mandiri dalam mencari ide.
GAMBAR .1
GAMBAR .2
GAMBAR .3
GAMBAR .4
GAMBAR .5
GAMBAR .6
GAMBAR .7
GAMBAR .8
GAMBAR .9
GAMBAR .10
GAMBAR .11
GAMBAR .12












